
Gradienta Society turut berpartisipasi dalam APMP-EEFG International Symposium 2025 yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2025 di Tangerang Selatan, Indonesia. Pada kesempatan tersebut, M. Sulthon mewakili Gradienta untuk menyampaikan paparan teknis mengenai peran strategis Direct Current (DC) power dalam membangun sistem energi modern berbasis energi terbarukan.
Dalam pemaparannya, Sulthon menegaskan bahwa DC power bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan kebutuhan nyata seiring semakin banyaknya bangunan, perangkat elektronik, sistem solar PV, dan baterai yang beroperasi dengan DC. Ia menjelaskan bahwa penggunaan DC mampu menghilangkan double conversion losses dan meningkatkan efisiensi sistem hingga 95–97%, terutama pada fasilitas dengan integrasi solar dan penyimpanan energi yang tinggi.
Presentasi tersebut juga menjabarkan bagaimana arsitektur DC memungkinkan integrasi energi terbarukan yang lebih dalam, mulai dari direct coupling dengan PV dan baterai, konfigurasi mikrogrid yang lebih sederhana, respons cepat untuk fleksibilitas beban, hingga rancangan sistem yang modular dan mudah diskalakan. Karakteristik ini menjadikan DC sebagai pilar penting untuk pembangunan virtual power plant (VPP), jaringan terdesentralisasi, dan ekosistem energi masa depan yang lebih andal.

